0
Dikirim pada 15 September 2011 di Mutiara Inspirasi

Sudah saatnya kita kembali membersihkan hati dari perilaku yang merugikan hidup, salah satu cara yang mudah kita tempuh untuk kembali meraih kesuksesan adalah dengan merubah sikap yang bersumber dari dalam hati. Namun biar kita tidak terjebak dalam pemahaman yang sempit ditengah kesulitan yang menjepit, ada baiknya pembaca merenungkan cerita di bawah ini yang bersumber dari kejadian nyata di masa lalu. Kiah ini bukan sebuah dongeng si kancil anak nakal yang suka mencari timun, tapi pelajaran hidup yang sangat layak untuk diteladani.

Alkisah... ada sepasang suami istri yang meluangkan waktunya untuk berkeliling dari satu kota ke kota lainnya, mereka sedang mencari sebuah mutiara hidup yang akan memberinya semangat baru dalam menggapai kesuksesan lebih tinggi tentunya. Setelah puluhan kota didatangi,sampailah sepasang suami istri ini di sebuah kota yang tidak terlau besar. Saat malam tiba, mereka mencari tempat untuk menginap atau hotel. Tapi suasana kota ini tidak seperti biasanya, entah mengapa setiap mendatangi hotel, bagian penerima tamu mengatakan jika semua kamar yang ada di hotel itu telah penuh dan tidak bisa lagi menerima tamu.

Di ujung kota, ada hotel kecil yang tampak sepi kalau dilihat dari luar, bangunan fisiknya masih kalah dengan hotel lain yang ada di kota itu. Sepasang suami istri ini pun pergi ke arah hotel itu. Saat tiba di bagian pendaftaran tamu hotel, petugas hotel juga mengatakan jika semua kamar telah penuh. Tapi dengan sikap yang ramah dan bersahabat, penerima tamu ini mengatakan sesautu yang menurut tamu ini begitu mengagumkan. Penerima tamu ini mengatakan meski kamar telah penuh tapi Tuan tetap bisa  menginap di hotel ini dengan memakai kamar pribadi saya yang jauh dari fasilitas. Bila tuan berkenan, tuan bisa menginap di kamar saya. Kalimat ini membuat tamu sangat kagum dan takjub, sebab saat mendatangi hotel lain, bagian penerimanya rata rata menunjukkan kesombongan dan kurang bisa menghargai tamu yang datang.

Suami istri ini pun menginap disana hingga selesai. Saat menginap, sang tamu mengamati perilaku penerima tamu di hotel itu yang telah berjasa besar yang menginspirasi hidupnya. Keesokan harinya, tamu hotel berpamitan dan tak lupa mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang sangat memuaskan. Tak lupa tamu itu memberi uang sebagai bomus atas pelayanan terbaiknya. Tapi penerima tamu itu dengan halus menolak jika dia belum bisa menerima uang itu meski sang tamu juga ikhlas memberikannnya. Tamu hotel makin heran dan dia pun tak bisa memaksa penerima tamu, tapi sebagai kenang kenangan, sang tamu hotel memberikan kartu namanya dan meminta kesediaan penerima tamu ini untuk berkunjung ke rumahnya.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan pun berganti tahun, penerima tamu di hotel kecil teringat kepada seorang tamu hotel beberapa waktu lalu yang memberinya kartu nama. Dipagi yang buta, dia berangkat untuk berkunjung ke alamat yang kini telah berada di genggaman. Sesampainya di alamat yang dituju, dia tampak terdiam membisu, takjub dengan kemewahan rumah dan semua pegawai yang hilir mudik mejalakan aktivitasnya. Dia lalu menelpon tamunya dulu dan secepat kilat si tamunya datang dengan senyuman dan pelukan tanda persahabatan. Di tengah kebingannnya, lelaki yang pernah menjadi tamu hotel ini mengajak dia ke sebuah ruangan yang sangat megah. Tuan rumah lalu menunjukkan tangannya pada bangunan mewah yang ada di sekitarnya yang juga berupa hotel hotel berbintang. Lihatlah... itu adalah gedung gedung hotel yang kumiliki, saudara tak boleh kaget, saya memang seorang pemilik hotel tersebut. Dan saat ini juga saya meminta saudara untuk berkenan memimpin hotel ini. saudara akan saya angkat sebagai pemimpin tertinggi dari hotel ini....

Pembaca yang terkasih... ini adalah kisah nyata, bukan dongeng atau karangan pribadi. Tamu yang dulu pernah menginap di hotel kecil itu adalah seorang milyarder hotel Britanica. Semenjak tampuk kepemimpinan dipegang oleh orang  biasa yang ramah, maka hotel britanica berkembang dan membuka cabang di banyak negara. Mari lembutkan hati kita dengan keramahan dan kelembutan, jangan berbuat curang dan tampillah seperti diri kita yang apa adanya. Bila menurut pembaca tulisan ini berguna, pembaca bisa membagikannya di facebook dan ajak semua teman untuk mengunjungi blog ini. Salam sukses



Dikirim pada 15 September 2011 di Mutiara Inspirasi
comments powered by Disqus
Profile

Saya seorang penulis segala tema kehidupan manusia. apapun yang menarik perhatian akan selalu saya tuangkan dalam berbagai jenis artikel.Seperti saat ini saya juga sedang berkonsentrasiuntuk berperan dalam kontes seo ARTATEL,Solusi komunikasi hemat dan handal yang diikuti oleh para blogger dari Indonesia. kontes ini sangat menarik dan membuat banyak peserta mengorbankan waktu yang dimiliki untuk memenangkan Artatel komunikasi yang hemat dan handal tarifnya More About me

Page
Pasang Iklan Anda Tepat Disini
    Pasang Iklan Anda Tepat Disini
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 95.584 kali


connect with ABATASA